[Review] Neogen Real Fresh Green Tea Cleansing Stick

Hi, now I will review Neogen Real Fresh Green Tea Cleansing Stick. I choose this product because I was looking for a more solid and travel friendly cleanser and come up with this product.

I bought this for IDr 150.000 (USD 11.5) from one of local online shop via Instagram. Here are my review about this product.

I think the basic concept of this product is a travel friendly cleanser with a very deep cleansing result so you can skip a double cleansing method. Also worked as a gentle exfoliator with the green tea crush inside this cleansing stick.

IMPRESSION & OPINION

My first impression of the packaging is compact and travel friendly and it matches my searching criteria for a cleanser. Solid cleansing stick with a green transparent plastic container. I won’t be worried this product will spill.

The moment i read the direction of use, honestly I find it a bit awkward to apply the stick directly to my damp face. I think it is less hygienic. 

For a unscented skincare lover, I don’t like the strong scent of this cleansing stick.

Another annoying thing is it sting my eyes whenever I use this product, so I have to make sure I have been clean it completely with water before I open my eyes.

After using this product I feel my skin is very tight and I should directly apply a face mist, beauty water or hydrating toner after to maintain my skin moisture.

PROS & CONS

Pros : price relatively affordable, shape and packaging is travel friendly.

Cons : too strong scent to the point I annoyed with it, it makes my skin tight after using it, sting my eyes.

OVERALL RATING

🌟🌟🌟 (3/5)

REPURCHASE?

Nope. Too much cons for me, so I will try another cleanser.

[Review] Mizon All in One Snail Repair Cream

Hi! Welcome to mamihika.com. I would like to review one of famous Korean skincare product : Mizon All in One Snail Repair Cream. I just tried this product now because I was very loyal to one US skincare brand I’ve been using since year 2000 in the point I don’t want to try another skincare product. But since the last 5 years I start to open my heart for other brands and products. Some was a hit and some was a miss. 

I was interested in trying this product because some of beauty blog site recommend this product as one of the best Korean skincare cream. There are lots of possitive reviews about this product, so I give it a try. I bought this product for IDR 205.000 (USD 16) in a local online shop. Here is my review on Mizon All in One Snail Repair Cream.

FIRST IMPRESSION

Amber glass jar with black cap covered with an orange metallic box as its packaging. I don’t really like the box since it makes the product look cheap. But I find the amber glass jar makes the product looks expensive. For those who like to travel or having an active kids like me, this is quite troublesome.

I don’t really pay attention on every ingredients of my skincare so I also won’t discuss it detail here. I just know from my browsing activity about this product before decided to buy it that it contains 92% snail extracts. Imagining part of snail touch my skin is a little bit awkward at first. But since I try not to imagine anything and just try it, I find it normal now.

This product has been said hydrates, helps improve the appearance of fine lines, and helps reduce the appearance of acne scarring and blemishes. Ideal for oily and acne-prone to combination skin types.

MY THOUGHTS

I like how light the texture is (more like milky gel than cream). This product is unscented and it is definitely an added value for me.

But the cons are : i did’t see a significant impact in my skin, even after two weeks of usage, I feel my skin tend to be dryer. I have stop and reapllied it, but the same thing occurs. My skin got drier.

I think you need to add another hydrating cream after you apply this product 

RATING

🌟🌟🌟 (3/5)

REPURCHASE?

Nope. I definitely going to try another product that feels more suitable for my skin.

My Skincare Journey

Kali ini saya mau share mengenai perjalanan skincare saya dari beberapa tahun yang lalu sampai saat ini. Sebenarnya saat menginjak bangku SMA, saya memiliki masalah dengan wajah berjerawat. Berbagai produk  skincare yang beredar di pasaran sudah saya coba tapi tidak ada yang berhasil menghilangkan masalah ini.

Sampai suatu saat saya mulai masuk bangku kuliah dan pindah ke Bandung. Waktu itu saya masuk suatu pusat perbelanjaan dan mata saya tertuju dengan salah satu counter kosmetik di tempat tersebut. Ya itu adalah counter Clinique. Salah satu produk  skincare dari Amerika. Awalnya saya mencoba basic three step dari Clinique, melihat efeknya selama beberapa bulan dan setelah puas dengan hasilnya yang dapat membuat wajah saya tidak berjerawat lagi, kemudian saya hanya menggunakan satu merek ini saja untuk keseluruhan skincare routine saya.

Credit : Google (Pinterest)

Karena saya biasanya cenderung loyal terhadap satu merek apabila memang sudah merasa cocok, akhirnya saya bertahan menggunakan Clinique selama hampir 11 tahun. Lantas kenapa saya menghentikan penggunaan produk ini setelah bertahan untuk tidak pindah ke lain produk selama 11 tahun? Awalnya waktu itu saya merasa kulit saya menjadi cenderung kering. Saya berpikir mungkin karena sehari-hari lebih banyak berada di ruangan ber-AC atau karena konsumsi air saya yang kurang. Tapi setelah sekian lama mencoba berbagai cara tetap saja saya mulai merasa tidak cocok dengan apapun produk Clinique (mungkin karena sudah terlalu lama menggunakan produk ini sehingga kulit sudah terlalu kebal).

Akhirnyaaa setelah lama menggunakan produk Clinique dan harus mencari yang lain, rasanya seperti sudah pacaran lama, harus putus dan pindah ke lain hati. Saya mencoba beberapa merek skincare lain. Mulai dari merek Jepang, America dan lain-lain tapi belum ada yang cocok. Sampai saya mencoba produk skincare Korea. Awalnya saya memilih produk asal negeri ginseng ini karena termakan drama-drama Korea. Takjub dengan kulit mereka yang begitu indah dan dibuktikan juga pada saat saya berkunjung ke sana, saya jatuh cinta dengan kulit orang Korea.

Saat itu saya mencoba produk Laneige seri water bank dan saya suka sekali bagaimana efek produk ini terhadap kulit saya. Saya menggunakan produk ini untuk waktu yang cukup lama sekitar dua tahun. 

Source : Google

Tapi setelah itu saya mulai tertarik untuk mencoba produk Korea lainnya dan inilah asal muasal saya suka mencoba produk-produk skincare Korea. Melalui blog ini saya juga ingin berbagi review mengenai produk-produk skincare yang pernah saya coba. Karena sebelum saya mencoba suatu produk biasanya saya sendiri juga cenderung untuk mencari review dari orang-orang yang sudah mencoba produk tersebut. Makanya saya juga ingin melakukan hal yang sama dengan orang-orang yang saya anggap sudah banyak membantu saya melalui review mereka. Untuk teman-teman yang juga punya review beberapa produk boleh lho share melalui kolom komentar. Terima kasih.

Keputusan Menjadi Ibu Pekerja di Rumah

Dulu saya tidak berpikir bahwa saya akan mengambil keputusan secepat ini. Saya berpikir menjadi seorang Ibu dan seorang karyawan bisa jalan beriringan. Meskipun sejak dulu, bahkan sebelum saya menikah, hamil dan memiliki anak, Papi saya selalu menyarankan saya untuk memiliki usaha sendiri. Kebetulan keluarga kami datang dari keluarga pedagang di mana tidak ada seorangpun anggota keluarga kami yang menjadi karyawan.

Singkat cerita saya hamil 37 minggu dan melahirkan Hika, kemudian mengambil cuti dari tempat bekerja selama 4 bulan. Sampai saat itu pun saya masih belum terpikir untuk berhenti bekerja. Tapi kemudian saat saya mulai masuk bekerja setelah 4 bulan cuti, saya merasakan kembali menaklukkan jalanan Jakarta yang semakin tidak bersahabat. Berangkat subuh agar tidak terlambat sampai kantor dan tidak terjebak macet. Pulang tepat waktu pukul 5 sore tapi masih harus sampai rumah pukul 8 malam. 

Credit : unsplash.com

Saya kemudian berpikir berapa lama waktu yang saya habiskan dengan Hika? Apakah saya akan menyaksikan saat dia pertama kali bicara, pertama kali berjalan, dan tahapan tumbuh kembang lainnya. Saat itu saya berpikir saya tidak mau meninggalkan Hika dengan orang lain selama lebih dari 15 jam setiap harinya. Pikiran saya sangat sederhana, saya ingin ada di samping Hika saat dia membutuhkan saya. Sama seperti dulu Mami saya ada di samping saya saat saya membutuhkan.

Akhirnya saya ambil keputusan itu. Keputusan yang sama sekali belum saya pikirkan untuk saya ambil. Saya memutuskan berhenti dari pekerjaan lama saya dan fokus pada Hika. Saya belum memikirkan bagaimana secara penghasilan? Efek apa yang akan timbul dari rumah tangga yang tadinya double  kemudian menjadi single income.

Pada kenyataannya Allah itu selalu memberi jalan yang terbaik untuk umatnya. Selama tujuan kita untuk sesuatu yang baik, pasti akan diberikan jalan keluar. Saat itu saya dan suami memutuskan untuk produksi kaos anak dengan desain sendiri. Akan tetapi karena kami berdua kurang fokus dalam mengelolanya, akhirnya bisnis tersebut harus kami kesampingkan. Lalu saya membuka usaha baju wanita dewasa dengan salah satu teman yang kebetulan masih menjadi karyawan. Lagi-lagi kekurangannya adalah kami kurang fokus dan total dengan bisnis kami, sehingga bisnis tersebut harus kami hentikan.

Credit : unsplash.com

Perjuangan saya tidak berhenti di situ. Saya kemudian mencoba bisnis aksesoris gelang. Awalnya karena memang saya senang menggunakan gelang dan memutuskan untuk membuatnya sendiri. Kebetulan Mami saya juga memang gemar menggunakan aksesoris dan beliau menjadi pelanggan pertama saya. Kemudian ada permintaan dari teman-teman dan saya menjualnya. Sampai akhirnya saya mencoba memasarkan melalui instagram dan alhamdulillah mendapatkan respon positif. Sampai saat saya menulis ini, saya sudah memiliki pelanggan dari beberapa belahan Indonesia. Mulai dari pulau Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Bali, Nusa Tenggara Barat dan Timur.

Selain bisa berbisnis sesuai dengan minat saya, memiliki waktu yang fleksibel, saya juga dapat mengalokasikan waktu untuk mengelola usaha keluarga di luar Jakarta. Bahkan sekarang saya dan keluarga mulai masuk usaha souvenir kaos yang alhamdulillah juga sudah berjalan hampir 2.5 tahun dan terus berkembang. Banyak hal yang saya dapatkan yang sebelumnya saya pikir tidak akan saya dapatkan dengan berhenti bekerja. Hal paling positif yang saya rasakan adalah hidup saya lebih bahagia saat ini. Bukankah sudah hak dan kewajiban kita sebagai manusia untuk mencari kebahagiaan kita masing-masing apapun bentuknya.

Cerita ini hanya gambaran mengenai jalan hidup yang saya pilih (atau Allah pilihkan untuk saya). Bisa saja keputusan berbeda diambil oleh orang lain. Tidak ada yang salah dan benar dalam hal ini. Setiap keputusan selalu ada konsekuensinya. Saya hanya ingin berbagi bahwa jangan pernah menyesal dengan keputusan yang kita ambil karena dari setiap konsekuensi itu akan ada hikmah yang dapat kita ambil. Jangan juga menyerah dalam setiap jalan yang sudah kita pilih, karena keberhasilan didapat bukan dalam satu malam atau hanya dari jentikan jari. Semuanya diperlukan usaha keras dan konsistensi.

My Daily Skin Care Routine

I’m going to share my daily skin care routine. I’m not a beauty expert, so what I’m going to do is just sharing and hope the post could help you.
I am one of those people who believe that maintain your skin since early age is very important.
I tend to be so loyal to one brand if I do really find the significant result in my skin using that product. I have been using Clinique since my first step to enter college (around year 2000) because it could make my acne prone skin turn into a very fine skin 😘, Β and I continued to use it for 10 years. But after that I feel like my skin is getting used to it and didn’t get any great impact anymore, even my skin tend to dry and cracks. I do some research online and some people wrote that you couldn’t use the same skin care for a very long time.
Then I started to search for another skin care brand and nothing matched my skin. Either I had a red rash or just dry and cracked skin. One day, my good friend recommend me to try Laneige. Since I live in a full day aircon environment (office, car, house) then I gave it a try for the Laneige Water Bank Series and I loved it. So I continue to use it up until now (but I stil use some other brand that I already find matches my skin really well)
Here are my daily skin care routine :
Morning skin care routine :
  1. I wash my face with Laneige Foam Cleanser Moisture
  2. I continue to use Laneige Power Essential Skin Refiner. The texture is quite similar with toner for those whose more familiar with western skin care.
  3. Laneige Water Bank Essence_EX
  4. Laneige Water Bank Moisture Cream_EX. Laneige also having the gel variant but since my skin tend to be drier, so i choose the cream type.
  5. Shiseido SPF 30 Sun Block
Β 
For night skin routine is almost the same with the morning one, but I only take the sunblock out and add the Laneige Water Sleeping Pack_EX to the list, apply it after cream.
Well, those are the basic skin care I daily put on my skin. Every skin is different so the skin care product also varies due to your skin type. I have a normal to dry skin but oily in my T-Zone.
Here is the snap of the skin care product I have mentioned above.
1477606128570
Feel free to ask on the comment and I would review one of this product more detail next.
Thank you for reading and hope this post would benefited all of you. 😘😘😘

[Review] Skin Care – Innisfree Jeju Volcanic Cleansing Foam

Hi, there! I am going to review the Innisfree Jeju Volcanic Cleansing Foam today. The reason I bought this product is because I want to try another Korean skin care product and I noticed that Innisfree brand famous for its natural ingredients. So I started googling, searching Innisfree cleansing foam review and decided to gave this product a shot.

image

The moment I write this review, I already finished the cleanser. So I think I am eligible to write the review.
Packaging : I like the color of the packaging (combination light brown and dark brown). Like any other cleanser it comes with tube packaging, so nothing special.
Ingredient List:
Water, Glycerin, Stearic Acid, Myristic Acid, PEG-32, Butylene Glycol, Potassium Hydroxide, Lauric Acid, Hydrated Silica, Lauryl Glucoside, Volcanic Ash (Jeju Scoria), Camellia Sinensis Leaf Extract, Citrus Unshiu Peel Extract, Opuntia Coccinellifera Fruit Extract, Orchid Extract, Camellia Japonica Leaf Extract, Glyceryl Stearate, Disodium EDTA, Lauramide DEA, Microcrystalline Cellulose, Mannitol, Silica, Zea Mays (Corn) Starch, Cocamidopropyl Betaine, Polyquaternium-7, PEG-100 Stearate, Sodium Benzoate, Fragrance

Most of Innisfree products is having 5 free system: parabens, synthetic colorants, mineral oil, animal-originated ingredients, imdazolidinyl urea. So I think this product is safe for my skin.

I have a normal to dry skin. I have had an oily skin (mostly in T-zone area) back then, but aging makes my skin normal tend to dry sometimes.

The cleanser is having a granules in it so I think it also has an exfoliant function. But the granules is very soft and disappear after we rub it to the face.
Even though this product contains of fragrance, but I like the smell. It’s very soft fragrance. For me who doesn’t like skin care with fragrance feels that the fragrance is tolerable.
And the most important is after I wash my face with this product my skin doesn’t feel stiff at all, it gives a supple feeling.
I bought this product online from http://www.koreabuys.com for only IDR 99,000 or around USD 8. So it is a value for money product.
So, would I repurchase? Yes, I will. For a USD 8 product, it has a good quality.