[Review] SKINFOOD Bitter Green Clay to Foam

Today I’m going to review one of the best cleanser I’ve been using : Skinfood Bitter Green Clay to Foam. For me my best ranking cleanser should be at first does not stripped my face. That is the most important for me.

So let’s get started.

PACKAGING

I’m in love with the color of their packaging once I saw it online and make a rush decision to give it a try. The green color feels relaxing for me. It reflects the ingredients of the foam, which is contains of 5 main ingredients : wheat sprout, kale, celery, broccoli, and cabbage as mentioned on their packaging.

I bought this online from a local online shop and get a IDR 150.000 price (USD 11.5).

ABOUT THE PRODUCT

As I search on the internet, SKINFOOD’S Bitter Green Clay to Foam contains Amazonian clay to absorb pore-clogging impurities. It said to be quicker than a mask and more thorough than a foaming cleanser. 

TEXTURE & SCENT

The texture more like a clay mask. But it turns into bubbles after we put some water.

I like how it smell so refreshing with a proper amount of scent so it doesn’t bother me as an unscented skincare lover.

MY OPINION

There are several possitive points I give to this product. I like how Korean product (including this one) could provide you a good quality with a very affordable price. This cleanser clearly does no strip my face and I give a very high point for this. Even though there’s a slight scent it does not bother at all. As a second cleanser after a cleansing oil, I feel that this product have a good cleansing task. My skin feels very soft after I apply this product. It feels lightweight, non greasy and soothing. 

I try to search for the cons or the negative point but I could not find one. So I’m going to skip.

RATING

🌟🌟🌟🌟 (4.5/5)

REPURCHASE?

Yes definitely. 

My Skincare Journey

Kali ini saya mau share mengenai perjalanan skincare saya dari beberapa tahun yang lalu sampai saat ini. Sebenarnya saat menginjak bangku SMA, saya memiliki masalah dengan wajah berjerawat. Berbagai produk  skincare yang beredar di pasaran sudah saya coba tapi tidak ada yang berhasil menghilangkan masalah ini.

Sampai suatu saat saya mulai masuk bangku kuliah dan pindah ke Bandung. Waktu itu saya masuk suatu pusat perbelanjaan dan mata saya tertuju dengan salah satu counter kosmetik di tempat tersebut. Ya itu adalah counter Clinique. Salah satu produk  skincare dari Amerika. Awalnya saya mencoba basic three step dari Clinique, melihat efeknya selama beberapa bulan dan setelah puas dengan hasilnya yang dapat membuat wajah saya tidak berjerawat lagi, kemudian saya hanya menggunakan satu merek ini saja untuk keseluruhan skincare routine saya.

Credit : Google (Pinterest)

Karena saya biasanya cenderung loyal terhadap satu merek apabila memang sudah merasa cocok, akhirnya saya bertahan menggunakan Clinique selama hampir 11 tahun. Lantas kenapa saya menghentikan penggunaan produk ini setelah bertahan untuk tidak pindah ke lain produk selama 11 tahun? Awalnya waktu itu saya merasa kulit saya menjadi cenderung kering. Saya berpikir mungkin karena sehari-hari lebih banyak berada di ruangan ber-AC atau karena konsumsi air saya yang kurang. Tapi setelah sekian lama mencoba berbagai cara tetap saja saya mulai merasa tidak cocok dengan apapun produk Clinique (mungkin karena sudah terlalu lama menggunakan produk ini sehingga kulit sudah terlalu kebal).

Akhirnyaaa setelah lama menggunakan produk Clinique dan harus mencari yang lain, rasanya seperti sudah pacaran lama, harus putus dan pindah ke lain hati. Saya mencoba beberapa merek skincare lain. Mulai dari merek Jepang, America dan lain-lain tapi belum ada yang cocok. Sampai saya mencoba produk skincare Korea. Awalnya saya memilih produk asal negeri ginseng ini karena termakan drama-drama Korea. Takjub dengan kulit mereka yang begitu indah dan dibuktikan juga pada saat saya berkunjung ke sana, saya jatuh cinta dengan kulit orang Korea.

Saat itu saya mencoba produk Laneige seri water bank dan saya suka sekali bagaimana efek produk ini terhadap kulit saya. Saya menggunakan produk ini untuk waktu yang cukup lama sekitar dua tahun. 

Source : Google

Tapi setelah itu saya mulai tertarik untuk mencoba produk Korea lainnya dan inilah asal muasal saya suka mencoba produk-produk skincare Korea. Melalui blog ini saya juga ingin berbagi review mengenai produk-produk skincare yang pernah saya coba. Karena sebelum saya mencoba suatu produk biasanya saya sendiri juga cenderung untuk mencari review dari orang-orang yang sudah mencoba produk tersebut. Makanya saya juga ingin melakukan hal yang sama dengan orang-orang yang saya anggap sudah banyak membantu saya melalui review mereka. Untuk teman-teman yang juga punya review beberapa produk boleh lho share melalui kolom komentar. Terima kasih.